Blog EntrySedetik Kemarin, Hari Ini Dan EsokJan 23, '08 10:10 AM
for everyone

Sedetik Kemarin, Hari Ini Dan Esok

Sedetik yang lalu

Terasa cepat berlalu

Entah, tertorehkan luka atau sembilu


Goresan lidah dari kata yang berdecak

Maupun sentuhan sikap yang berdetak

Entah beribu kecewa yang tergeletak


canda yang mengaliri

Ejekan yang tak terkendali

Kadang menumpah amarah jiwa kan terburami


Ah sedetik yang lalu mengapa tiada harga

Ah, sedetik yang lalu mengapa tiada makna

Ah, sedetik yang lalu mengapa tiada arah


Akhirnya, sedetik yang telah lalu tetaplah kan berlalu

Mari kita songsong hidup baru

Bukan hidup dijaman batu

Yang tiada harga, makna dan arah dalam hidupmu


Sedetik hidupmu saat ini

Adalah buah sedetik kemarin

Dan sedetik esok adalah cerminanmu saat ini


Sedetik hidupmu saat ini

Momentum bersuci diri

Untuk peroleh ridho ILLAHI


Karena itu, ku beranikan diri

Karena itu ku rendahkan hati

Karena itu ku tuluskan hati

Karena itu ku sambut Muharom dengan hati-hati

Agar makin dekat dengan Illahi


Sedetik hari esok

Apakah jiwa masih terperosok

Padahal jiwa kan terbujur kaku terpojok

Dalam lubang lahat yang tidak berkelok


Karena itu aku bertobat

Karena itu hamba bermunajat

Dan karena itu hamba tiada berkhianat

Kepada Alloh yang MAHA KUASA

Astaghfirullah hal adzim


1 Comment
readnow wrote on Mar 19
semoga waktu yg telah kita lalui tidak terbuang sia2 bgt jg yg blm qt lalui.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help